SEJARAH TIME SUMATERA

Sejarah Berdirinya Time Sumatera

Tindakan Investigasi Memantau Ekosistem yang selanjutnya di sebut dengan singkatan TIME (The Investigation Monitoring Environtment), merupakan Non Government Organization (NGO) yang didirikan oleh individu lintas profesi, diantaranya penggiat lingkungan dan jurnalis, yang konsern terhadap upaya penyelamatan satwa dilindungi khususnya Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) dan Tapir, serta satwa yang terancam kepunahan, Perlindungan kawasan hutan konservasi, serta Daerah Aliran Sungai, pemberdayangaan dan pendampingan masyarkat.

Berdirinya TIME di inisiasi oleh sejumlah aktivis lingkungan dan satwa yang selama ini bergabung di NGO Nasional dan Internasional, serta tergabung dari beberapa jurnalis elektronik dan cetak nasional. TIME sendiri memiliki ijin organisasi yang cukup lengkap dimulai dari, Izin Kantor dari kelurahan, Akta Notaris, Pengadilan, Menhumkam, Dinas Kesatuan Bangsa Sumatera Utara, Labuhanbatu, SIUP TDP, NPWP serta kelengkapan ijin lainnya. Mengingat pentingnya suatu kebutuhan publikasi serta pembiayaan operational NGO kami, kami melakukan inisiatif dengan melakukan pengembangan pola kerja.

Setelah berdirinya NGO TIME, maka kami melakukan pengembangan kinerja dengan membuat badan usaha, mendirikan satu Perusahaan CV. Medai Utama yang bergerak bidang Media Majalah terbit setiap Bulannya, yang juga diberi nama Majalah TINDAKAN INVESTIGASI MEMANTAU EKOSISTEM (TIME), Akte ijin perusahaan Perusahaan Majalah, SIUP,NPWP,TDP, PAJAK, Pengesahan Akte Pendirian Perusahaan dari Departemen Hukum dan HAM. No Rekening dan Ijin terbit Majalah Nomor ID ISSN MAJALAH TIME.

Tentang tujuan berdirinya TIME, antara lain melakukan upaya-upaya pemantauan, Investigasi, pendataan, pengawasan, serta membantu upaya penyelamatan satwa di lindungi khususnya Harimau Sumatera dan Tapir yang masih tersisa di beberapa kawasan hutan yang tersisa, dan satwa lainnya yang dianggap kepunahan, Restorasi, melakukan pemantauan hutan yang sudah beralih fungsi menjadi areal-areal perkebunan kelapa sawit maupun karet baik yang digarap oleh perusahaan maupun masyarakat. TIME juga melakukan investigasi dan observasi terhadap perdagangan satwa dilindungi atau kepemilikan atas satwa dilindungi, untuk kepentingan mengetahui mata rantai pelaku perburuan/perdagangan harimau sumatera sampai kepenegakan hukum.

Selanjutnya, TIME juga membangunan kemitraan dengan semua pihak yang respon dan terkait terhadap upaya penyelamatan hutan dan habitat di dalamnya. Ini dinilai penting, karena upaya penyelamatan hutan dan satwa dilindungi dipastikan akan melibatkan semua unsur, karena berkaitan dengan regulasi dan penegakan hukum.